iklan gbr
Minggu, 05 September 2021
Mengetahui Acceptance Rate di Jurnal Scopus
Jumat, 20 Agustus 2021
Sharing Discontinued Jurnal SCOPUS 2021
In May, 672 Journals were discontinued. The list of journals can be downloaded at the link below. Then on the 2nd link is the full version of the added journal, which is discontinued and the conference scope. This information is very important for the author to determine the journal, and the next conference.
https://goodlingua.com/wp-content/uploads/2021/07/List-Discontinued-Mei-2021.xlsx
https://www.elsevier.com/__data/assets/excel_doc/0015/91122/extlistJuly2021.xlsx
Minggu, 21 Februari 2021
Where to submit your paper to Journal
Website yang sangat berguna untuk buat struktur review paper
Website yang sangat berguna untuk buat struktur review paper. https://answerthepublic.com/. Aslinya, situs ini banyak digunakan oleh blogger dan internet marketer untuk mencari topik yang hot. Tapi ternyata bisa bermanfaat juga untuk menulis review paper. Ini contoh hasil pencarian saya menggunakan keyword "biodiesel".
Cara Menjinakkan Turnitin
Senin, 25 Januari 2021
Mapping Riset Untuk Menemukan Novelty Menggunakan Vosviewer
Selasa, 22 September 2020
Tiga Sumber Kekawatiran Ketika Anda Presentasi (Dan Cara Mengatasinya)
Tiga Sumber Kekawatiran Ketika Anda Presentasi (Dan Cara Mengatasinya)
Posted: 22 Sep 2020 12:06 AM PDT
Ketika saya memberikan Workshop Kiat Sukses Presentasi dan Public Speaking pada acara LLDikti Wilayah VI secara daring pada hari Sabtu yang lalu tanggal 19 September 2020, ada satu pertanyaan yang menarik yang diajukan oleh audiens.
Pertanyaannya adalah apakah cara yang dapat digunakan untuk mengatasi kekawatiran ketika presentasi ?
Itu pertanyaan yang menarik untuk dibahas.
Grogi dalam presentasi itu merupakan suatu hal yang wajar. Bahkan, presenter kelas dunia pun seperti Steve Jobs yang penyampaian presentasinya sangat menarik dan inspiratif, juga mengalami grogi ketika presentasi.
Fakta ini menunjukan bahwa kita tidak sendiri mengalami kecemasan ketika presentasi.
Prof. Matt Abrahams yang mengajarkan Komunikasi Strategik pada Sekolah Pascasarjana Bisnis di Stanford University dan Keterampilan Presentasi untuk Program Studi Berkelanjutan di Stanford University mengatakan bahwa hasil penelitian yang dilakukan mengungkapkan, 85% orang merasa gugup dalam berbicara. Dan sejujurnya, dia mengatakan bahwa 15% lainnya berbohong.
Tentu saja, kita harus mengatasi kekawatiran dalam presentasi. Kita harus mengelola kecemasan kita, sehingga kita dapat mencapai tujuan presentasi kita.
Kekawatiran sebenarnya membantu. Hal ini karena kekawatiran memberi energi pada kita dan membantu kita fokus. Kekawatiran memberitahu kita apa yang kita sampaikan dalam presentasi itu penting.
Tetapi, kita harus mengelolanya, bukannya grogi yang malah menekan kita. Mengelola kecemasan dalam presentasi tidak hanya membantu kita menjadi merasa lebih percaya diri, tetapi juga membantu audiens kita untuk mendapatkan pesan yang kita sampaikan.
Prof. Matt Abrahams dari Stanford University menjelaskan ada 3 sumber kekawatiran dalam presentasi dan cara mengatasinya.
Mari kita bahas satu persatu.
Sumber Kekawatiran # 1 : Berasal dari Situasi
Sumber kekawatiran pertama adalah apa yang disebut dengan kecemasan yang berasal dari situasi. Kita gugup untuk berbicara, karena konteks atau situasi yang kita hadapi.
Misalnya, Anda sedang duduk dengan sekelompok teman dan Anda berbicara tentang beberapa topik yang menarik.
Namun, jika saya mendatangi Anda dan berkata oh permisi … kedengarannya sangat menarik. Saya punya waktu sekitar satu jam untuk memperkenalkan Anda. Maukah Anda berbicara selama lima menit di depan beberapa ratus orang untuk saya ? Pada saat itu, Anda mungkin menjadi sangat gugup.
Anda gugup, bukanlah karena topiknya. Anda gugup, karena tempat Anda melakukan presentasi. Para akademisi memberi tahu kita bahwa salah satu sumber kecemasan adalah situasinya dan mereka menyarankan bahwa alasan situasi membuat kita gugup adalah karena kita melihatnya sebagai performance yang kita lihat sebagai cara yang benar dan cara yang salah untuk menyampaikan ide kita.
Itulah mengapa mereka menyebutnya kekawatiran performance. Aktor dan penyanyi, mereka mengalami kecemasan performance, karena ada cara yang benar dalam berakting dan bernyanyi. Mereka kawatir melakukan kesalahan, karena cara yang mereka gunakan tidak tepat.
Hal yang menyenangkan tentang berbicara adalah tidak ada cara yang benar dan tidak ada cara yang salah. Yang ada adalah cara yang lebih baik dan cara yang lebih buruk. Tetapi, tidak ada satu cara yang benar.
Jadi yang ingin kita lakukan adalah melepaskan diri dari kekawatiran performance. Kita perlu keluar dari kekawatiran performance.
Kita harus melihat presentasi sebagai percakapan. Jadi, kita perlu melakukan pembingkaian ulang secara kognitif tentang presentasi.
Kebanyakan dari kita tidak gugup, ketika melakukan percakapan. Jadi, kita perlu membuat presentasi kita menjadi sebuah percakapan.
Bagaimana kita dapat melakukannya ?
Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan.
Pertama, berlatih secara percakapan saat Anda mempraktekan presentasi. Tempatkan diri Anda dalam lingkungan fisik seperti yang Anda lakukan saat Anda melakukan percakapan. Lakukan di sekitar meja makan. Lakukan di sekitar meja kopi. Duduk dan bicarakan topik yang ingin Anda sampaikan.
Kedua, gunakan bahasa percakapan. Banyak pembicara yang merasa bahwa ketika berbicara mereka harus menggunakan bahasa yang formal. Misalnya, Anda mengatakan “seseorang harus mempertimbangkan akibatnya jika melakukan … “. Itu bukan cara kita berbicara dalam percakapan.
Sebaliknya, Anda dapat mengatakan “hal-hal seperti ini penting bagi Anda … “. Gunakan inclusive language seperti Anda atau Kita. Penggunaan kata-kata tersebut menunjukan bahwa Anda bercakap-cakap dengan audiens Anda.
Dan, cara terakhir, Anda dapat menggunakan pertanyaan. Anda bisa menggunakan pertanyaan retoris dimana Anda tidak mengharapkan jawaban. Dengan pertanyaan, Anda mengundang dialog dan percakapan merupakan sebuah dialog.
Sumber Kekawatiran # 2 : Berasal dari Audiens
Sumber kekawatiran yang kedua berasal dari audiens. Mereka bervariasi dalam aspek pengetahuan tentang topik Anda, posisi mereka atas diri Anda, dan hubungan mereka dengan orang lain yang ada di dalam ruangan presentasi. Hal itu yang membuat Anda gugup.
Teknik yang paling berhasil dan telah dipelajari lebih lama untuk mengatasi kekawatiran yang berasal dari audiens adalah dengan melakukan visualisasi.
Visualisasi adalah dimana Anda melihatnya dalam pikiran Anda. Anda tidak benar-benar melakukannya.
Sebelum presentasi, Anda dapat membayangkan bahwa Anda memberikan presentasi untuk membantu audiens Anda agar hidup mereka menjadi lebih berharga dan bermanfaat. Dengan membayangkan seperti itu untuk presentasi Anda, maka Anda akan merasa lebih nyaman dan tidak merasa cemas dalam presentasi Anda.
Sumber Kekawatiran # 3 : Berasal dari Tujuan
Sumber kekawatiran yang ketiga berasal dari ketakutan yang muncul dari tujuan yang ingin dicapai oleh presentasi Anda.
Tujuan itu, misalnya, untuk mengkomunikasikan ide untuk memotivasi audiens agar tidak dipecat dengan melakukan suatu upaya untuk mendapatkan nilai kinerja yang baik. Perhatikan bahwa tujuan itu menurut definisinya terfokus pada masa depan. Perhatian pada masa depan itulah yang membuat Anda gugup.
Karena itu, untuk mengatasi kekawatiran yang berasal dari tujuan, maka Anda perlu merubah orientasi. Ubahlah orientasi Anda menjadi saat ini. Jika Anda berorientasi pada saat ini, maka Anda tidak peduli tentang konsekuensi masa depan.
Untuk merubah orientasi Anda menjadi saat ini, maka Anda bisa melakukan hal-hal sederhana. Misalnya, melakukan hitung mundur dengan mengatakan dalam hati dari angka 100 sampai angka tertentu (misalnya 70). Itu akan membawa Anda pada orientasi saat ini.
Prof. Matt Abrahams menyarankan untuk melakukan tongue twister. Tongue twister adalah serangkaian kata atau kalimat yang memiliki bentuk dan pengucapan yang hampir sama. Biasanya, tongue twister bisa berisi kata-kata bermakna yang berbeda, tetapi susunan hurufnya nyaris sama. Anda dapat mengatakan : “I slit a sheet. A sheet I slit. And, on that slitted sheet, I sit”.
Selain tongue twister akan membantu untuk menyiapkan suara Anda, tounge twister juga membantu Anda menjadi berorientasi pada saat ini, sehingga Anda tidak terlalu khawatir tentang konsekuensi dari tujuan presentasi Anda.
Keuntungan lain dengan melakukan tongue twister
Presenter yang gugup sering tidak berlatih dengan keras. Mereka berlatih di kepala mereka. Tounge twister tidak hanya dapat menghangatkan suara Anda, tetapi juga membuat Anda berbicara secara verbal yang dapat mengatasi kekawatiran yang berasal dari tujuan yang membuat Anda menjadi berorientasi pada saat ini.
Demikianlah, 3 sumber kekawatiran ketika Anda presentasi dan cara mengatasinya. Pertama, kekawatiran yang bersumber dari situasi yang mana Anda dapat membingkai ulang situasi presentasi yang bersifat performance menjadi presentasi yang bersifat percakapan.
Kedua, kekawatiran yang berasal dari audiens yang mana Anda dapat melakukan visualisasi dari presentasi Anda dengan membayangkan bahwa apa yang Anda sampaikan sangat bermanfaat untuk mengubah hidup audiens Anda menjadi lebih baik.
Ketiga, kekawatiran yang berasal dari tujuan yang mana Anda dapat merubah orientasi masa depan menjadi orientasi saat ini dengan melakukan tounge twister dengan mengatakan “I slit a sheet. A sheet I slit. And, on that slitted sheet, I sit.”
Gunakan teknik-teknik tersebut untuk mengelola kecemasan Anda pada presentasi selanjutnya ketika Anda mengalami grogi.
Apabila Anda menilai tulisan ini bermanfaat dan Anda ingin mendapatkan tulisan atau konten lainnya tentang presentasi/komunikasi
Selain itu, mohon kiranya tulisan ini dapat disebarkan ke kontak WhatsApp (WA) Anda atau Grup WA yang Anda ikuti, agar semakin banyak orang yang mendapatkan manfaatnya.
Sharing knowledge for a better presentation/communication.
Sumber :
Senin, 20 April 2020
Link ebook gratis dari Springer dalam rangka pandemi covid19
https://link.springer.com/search/page/2?facet-content-type=%22Book%22&package=mat-covid19_textbooks&facet-language=%22En%22&sortOrder=newestFirst&showAll=true
PENJELASAN LENGKAP TIPS TRIK DAN PENGHITUNGAN NILAI GABUNGAN LOLOS PENILAIAN PERSEPSIONAL SERDOS 2020
kali ini kami memberikan tips dan trik untuk lolos penilaian persepsional
kami sertakan juga simulasi penghitungan Nilai Gabungan (NGB). SUBSCRIBE channel youtube ini untuk mendapatkan update video terbarunya
https://youtu.be/Q1iNXDKiTOg
excell penghitungan NGB Serdos dapat didownload disini:
https://drive.google.com/open?id=1d7eVblxrjfHLKwvOxq1xIuuw50upcm_g
mohon subscribe-nya ya... tinggal klik aja, gratis
anda juga bisa bergabung dengan kami di telegram
https://t.me/infodosen
semoga Anda semua sukses, lulus serdos tahun ini
share info ini agar manfaatnya makin luas
salam persodaraan,
#KangAkhlis #Tutorial #Serdos
WA: 081233340049
FB: fb.com/akhlismunaz
Tips Mencari Jurnal Scopus Memanfaatkan SchimagoJr dan ISSUE
|
|
|
Selasa, 14 April 2020
Free Security training and certification list
Free Microsoft Azure certification
https://lnkd.in/g4E6FfJ
ICS Security training by Homeland security
https://lnkd.in/g7G4Ebh
Free Fortinet Certification NSE1 and NSE2
https://lnkd.in/gH7SCE9
Free Vulnerabilty management training by Nessus
https://lnkd.in/gEvcJeh
SAN's free cyber security course
https://lnkd.in/gexceQz
Free training by cisco on Cyber Security,
https://lnkd.in/gwZBBPJ
Free training by IBM on almost all IBM technology
https://lnkd.in/gR4zq2W
Free training by Palo Alto networks
https://lnkd.in/gfj9f6h
Free courses offered by Coursera on Cloud,
https://lnkd.in/fTCXqFm
Kamis, 02 April 2020
Kalendar Seminar Virtual Prof EKOJI Channel dan Tautan Videonya untuk Bulan Maret dan April 2020
1. Jumat, 20 Maret 2020 - “DIGITAL MINDSET: THE KEY TO TRANSFORM YOUR ORGANISATION” - http://bit.ly/EkojiDigitalMindset
2. Selasa, 24 Maret 2020 - “DIGITAL TRANSFORMATION: TOWARD AN AGILE ENTERPRISE” - http://bit.ly/DigitalTransformationSeminar2
3. Jumat, 27 Maret 2020 - “CYBER PEDAGOGY: TEACHING THE 21ST CENTURY LEARNER” - http://bit.ly/CyberPedagogyPGRI
4. Selasa, 31 Maret 2020 - “AGILE ENTERPRSIE: DINAMIS MENGHADAPI PERUBAHAN JAMAN” - http://bit.ly/AgileEnterpriseSeminar
5. Rabu, 1 April 2020 - “UNESCO ICT COMPETENCY FRAMEWORK FOR TEACHERS” - http://bit.ly/UnescoCFSeminar
6. Kamis, 2 April 2020 - “BELAJAR DARI TOKOPEDIA” - http://bit.ly/EkojiMeetTokopedia
7. Jumat, 3 April 2020 - “UBIQUITOUS LEARNING” - http://bit.ly/UbiquitousLearningSeminar
8. Selasa, 7 April 2020 - “DESIGN THINKING” - http://bit.ly/DesignThinkingSeminar
9. Jumat, 10 April 2020 - “STRATEGI MEMBANGUN EKOSISTEM E-LEARNING” - http://bit.ly/ELearningSeminar
10. Selasa, 14 April 2020 - “METODA SCRUM” - http://bit.ly/MetodaSCRUMSeminar
Selasa, 31 Maret 2020
Kominfo Free Online Academy dalam Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020
Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia yang sedang #dirumahaja dalam situasi darurat COVID-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali menyelenggarakan Online Academy dalam Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020.
Program Digital Talent Scholarship adalah program beasiswa pelatihan dan sertifikasi yang ditujukan kepada para peserta terpilih untuk meningkatkan keterampilan di bidang IT. Program DTS kembali menghadirkan Online Academy dengan materi pelatihan yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Global Technology Company seperti Cisco, Redhat, Google, dan mitra lainnya. Peserta Online Academy akan belajar secara mandiri secara daring/online dan peserta mengatur waktu belajar secara mandiri dan terjadwal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Adapun tema pelatihan Online Academy yang dibuka sebagai berikut:
1. Cloud Computing
(Open Stack Administration)
Pendaftaran: 30 Maret - 11 April 2020
Pelatihan: mulai 15 April 2020
Durasi Pelatihan: 5 Minggu
2. Cloud Computing
(Containers, Kubernetes, OpenShift)
Pendaftaran: 30 Maret - 11 April 2020
Pelatihan: mulai 15 April 2020
Durasi Pelatihan: 4 Minggu
3. IT Essentials
Pendaftaran: 30 Maret - 11 April 2020
Pelatihan: mulai 15 April 2020
Durasi Pelatihan: 9 Minggu
4. CCNA Network Engineer
Pendaftaran: 30 Maret - 23 April 2020
Pelatihan: mulai 4 Mei 2020
Durasi Pelatihan: 9 Minggu
5. CCNA Cyber Operations Specialist
Pendaftaran: 30 Maret - 23 April 2020
Pelatihan: mulai 4 Mei 2020
Durasi Pelatihan: 9 Minggu
6. Python
Pendaftaran: 30 Maret - 23 April 2020
Pelatihan: mulai 4 Mei 2020
Durasi Pelatihan: 8 Minggu
Persyaratan:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki KTP / KK
- Sedang bekerja/sudah pernah bekerja (dibuktikan dengan surat pernyataan sedang atau pernah bekerja / ID Card / Surat Tugas)
- Tidak sedang menempuh pendidikan/perkuliahan
- Terbuka untuk ASN/TNI/Polri
-----------------------------------------------
7. Digital Entrepreneurship
Pendaftaran: 30 Maret - 12 April 2020
Pelatihan: mulai 15 April 2020
Durasi Pelatihan: 1 Hari
Persyaratan:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki KTP / KK
- Untuk Kelas Umum berusia minimal 17 Tahun
- Memiliki akun gmail dan sosial media
terbuka juga kelas untuk Ibu Rumah Tangga
-----------------------------------------------
8. Programming
(HTML, CSS, Javascript)
Pendaftaran: 30 Maret - 11 April 2020
Pelatihan: mulai 15 April 2020
Durasi Pelatihan: 8 Minggu
Persyaratan:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki KTP / KK
- Terbuka untuk umum Lulusan SMA/SMK/Sederajat yg belum bekerja (tidak sedang menempuh pendidikan /perkuliahan)
- Terbuka untuk ASN/TNI/Polri
-----------------------------------------------
9. Digital Marketing
Pendaftaran: 30 Maret - 9 April 2020
Pelatihan: 13 - 24 April 2020
Durasi Pelatihan: 10 Hari
Persyaratan:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki KTP / KK
- Lulusan D3/D4/S1 yang belum bekerja / tidak sedang bekerja
- Usia 18-30 Tahun
- Berkomitmen untuk mengikuti live session 3 jam sehari
-----------------------------------------------
Seluruh pelatihan Terbuka untuk penyandang disabilitas (dengan sarana prasarana disediakan oleh peserta secara mandiri)
INFORMASI DAN PENDAFTARAN melalui digitalent.kominfo.go.id
Follow untuk informasi lebih lanjut:
Instagram: @digitalent.kominfo
Twitter: DTS_Kominfo
Facebook & Telegram: Digital Talent Scholarship
Stay safe & stay healthy Digiers!
Salam,
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI
Rabu, 20 November 2019
Jumat, 01 November 2019
Dasar Hukum Kedudukan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2PT atau Kopertis)
Dasar Hukum:
Kedudukan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2PT atau Kopertis) diatur dalam UU no. 12 Tahun 2012 pasal 57.Peraturan Pelaksana:
- Peraturan Presiden no. 72 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Perpres no. 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kemebterian Negara
- Perpres no. 67 Tahun 2019 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2014
- Permenristekdikti no.15 Tahun 2018 tentang Layanan dan Tatakerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) atau di SINI
- Permenristekdikti no. 32 Tahun 2019 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Tipe B
- Permenristekdikti no. 31 Tahun 2019 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di Lingkungan Layanan Pendidikan Tinggi Tipe A
- Keputusan Menteri 142/M/KPT/2019 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Lingkungan Kemristekdikti
- Keputusan Menteri 382/M/KPT/2018 Daftar Nominatif PNS yang Menduduki Jabatan Pelaksana di Lingkungan Kemenristekdikti
- Edaran Sesjen No. 3 Tahun 2019 tgl 31 Okt 2019 tentang Tata Kelola Naskah Dinas dan Anggaran di Lingkungan Kemdikbud
Rabu, 11 September 2019
Kuliah Umum bersama Staf Khusus Menteri Ristekdikti, Dr. KH Abdul Wahid Maktub
Pada kesempatan tersebut, Dr. KH Abdul Wahid Maktub dalam materinya menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi Negara super power jika segala tantangan dapat dihadapi dengan cara menyikapi respon dengan benar dan bagaimana kita dapat merubah diri kita yang dulu hopeless menjadi hopefull.
Menurutnya, kekompakan akan terjadi jika ada rasa cinta kepada tanah air karena Indonesia penuh dengan keindahan. “Orang Ambon jangan hanya cinta Ambon tapi harus juga cinta Indonesia”, ujar Gus Wahid sapaan akrabnya.
Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus dapat mengadaptasi diri dengan perubahan, mencari cara baru, pendekatan baru, kerjasama baru karena itu perguruan tinggi harus berani mandiri. Dalam abad 21 kita harus kritis, dapat memecahkan masalah, kreatif, inisiatif tidak hanya terpaku pada satu cara, melek terhadap teknologi, bisa menganalisis dan memberikan solusi.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XII Ambon Dr. Muhammad Bugis, SE, M.Si yang turut hadir pada acara tersebut memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kuliah umum tetang radikalisme dan terorisme. Dalam sambutannya Dr. Muhammad Bugis, SE, M.Si menyampaikan bahwa NKRI dan pancasila merupakan ideologi yang tidak bisa ditawar oleh ideologi apapun yang ada di muka bumi ini meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa berbagai rongrongan sana sini atau isu-isu yang ada untuk menggoyahkan NKRI dan pancasila itu sendiri. “Oleh karena itu kuliah umum ini merupakan konsep dari pemerintah melalui Pak Menteri tentang bagaimana menangkal isu-isu radikalisme dan terorisme ini harus tersampaikan ke mahasiswa” sambung Muhammad Bugis.
Harapan beliau, semoga kuliah umum ini tidak menjadi kuliah umum semata di mata mahasiswa tetapi melalui kuliah umum ini bisa memberikan petunjuk kepada mahasiswa sebagai benteng terakhir untuk masyarkat pada umumnya dan perguruan tinggi pada khususnya untuk bisa menangkal isu-isu yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme yang meresahkan NKRI dan pancasila kita.
Setelah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dalam lingkungan LLDIKTI Wilayah XII Ambon khususnya PTS yang berada di Ambon dan makan siang bersama di Kantor LLDIKTI Wilayah XII Ambon, Bapak Dr. KH Abdul Wahid beserta rombongan langsung bertolak ke Kantor Gubernur Provinsi Maluku guna melakukan pertemuan dengan Bapak Gubernur Provinsi Maluku.(put)
Sabtu, 20 Juli 2019
How to write scientific journal articles for publication: Tools & strategies
Tools & strategies for students, Supervisors & Advisors https://buff.ly/2xOhbvM
Kamis, 18 Juli 2019
Bimbel online dan ini GRATIS TK, PAUD, SD, SMP, SMA
Sekarang lagi booming mengenai bimbel online seperti “Ruang Guru” tapi berbayar.
Nah, pemerintah (Kemendikbud) juga menyediakan bimbel online dan ini GRATIS.
Materi, soal-soal dan video belajarnya juga komplit.
Guru-gurunya juga pilihan dan berprestasi.
Bisa dilihat di web :
“Rumah Belajar”
belajar.kemdikbud.go.id
Selasa, 28 Mei 2019
Step by Step Lulus SERDOS
1. Punya NIDN
2. Punya JAFA, Minimal Asisten Ahli
3. Punya SK Inpassing
4. Didaftarkan sehingga masuk data D1 (eligible)
5. Masuk data D2 pada RISTEKDIKTI
6. Melakukan Verifikasi Data
7. Masuk data D3, dinyatakan sebagai dosen yang disertifikasi (DYS)
8. DYS ini, kemudian diusulkan oleh Kopertis (bagi Dosen Swasta). Kopertis dalam hal ini disebut PTPU (Perguruan Tinggi Pengusul).
9. Dosen dinyatakan masuk pada data D4, sebagai peserta serdos. Selanjutnya diminta melakukan proses verifikasi (mulai validasi data, mengikuti tes TPA dan TOEP, mengikuti sosialisasi, penilaian persepsional). Jika lulus, maka akan masuk pada data D5.
10. Selanjutnya, mengisi portofolio, deskripsi diri, dll.
11. Dosen dinilai oleh PTPS (Perguruan Tinggi Penilai Sertifikasi), hal ini ditunjuk langsung oleh RISTEKDIKTI/Panitia Serdos. Penilaian dilakukan oleh asesor.
12. Hasil penilaian akan dilakukan yudisium tingkat nasional. Bagi dosen yang lulus, makan akan masuk pada data Dosen yang tersertifikasi.
13. Pengumuman kelulusan Serdos. Jika dinyatakan lulus, maka dosen menunggu diterbitkannya sertifikat pendidik oleh PTPS. Jika dinyatakan tidak lulus, maka dosen akan diikutkan serdos pada tahun berikutnya.
14. Setelah sertfikat pendidik terbit, maka dilakukan pemberkasan pada Kopertis untuk kelengkapan data dan pengisian BKD pada aplikasi yang telah disediakan.
15. Tunjangan Serdos dapat cair.
Jumat, 26 April 2019
Materi Doctoral Bootcamp (full version)
—————————-
Alhamdulillah acara hari ini berlangsung lancar. Predoctoral Bootcamp APTIKOM dan Fortei, supported by IEEE Indonesia Section dan IEEE SMC Society Indonesia Chapter. Materi yang saya sampaikan tak jauh berbeda dengan versi sebelumnya, hanya best practices dan ceritanya yang ditambah(lihat link di bawah, free to access). Semoga bermanfaat:
A Brief Overview on Predoctoral Preparation (Informatics Doctoral Bootcamp 2017):
https://www.slideshare.net/macsuntzu/01persiapan-studi-s3-informatics-doctoral-bootcamp-2017
Perspective on HCI Research and Introduction to Eye Tracking (Informatics Doctoral Bootcamp 2017):
https://www.slideshare.net/macsuntzu/02perspective-on-hci-research-and-introduction-to-eye-tracking-informatics-doctoral-bootcamp-2017
How to Develop Good Research Idea (Informatics Doctoral Bootcamp 2017):
https://www.slideshare.net/macsuntzu/03how-to-develop-good-research-idea-informatics-doctoral-bootcamp-2017-83748434
How to Deliver Good Research Proposal (Informatics Doctoral Bootcamp 2017):
https://www.slideshare.net/macsuntzu/04how-to-deliver-good-research-proposal-informatics-doctoral-bootcamp-2017
Crafting Better Scientific Publications (Informatics Doctoral Bootcamp 2017):
https://www.slideshare.net/macsuntzu/05crafting-better-scientific-publications-informatics-doctoral-bootcamp-2017
———————————————-
Info dana hibah, riset pendidikan tinggi, dan teknologi kecerdasan buatan (AI)
———————————————-
👍 Like and follow: http://fb.com/WibiramaSunu
👉 Subscribe: http://youtube.com/wibirama
=========================

